Merawat Sentralisasi Keuangan HKBP, Menjadikan Uang Sebagai Pelayan yg Baik

Bicara soal keuangan gereja, pertanyaannya tentu bukan sekadar berapa banyak dana yang terkumpul.

Keuangan sering kali hanya dipandang sebagai deretan angka: berapa yang masuk, berapa yang keluar, dan bagaimana pembagiannya. Padahal dalam pelayanan, ada hal yang jauh lebih mendasar: rasa saling percaya, tanggung jawab, dan keberlanjutan pelayanan itu sendiri.

Keputusan Sinode Godang 2022 tentang Sentralisasi Keuangan HKBP hadir untuk menjaga nilai-nilai tersebut. Keuangan adalah alat untuk menopang pelayanan, bukan sebaliknya.

Tulisan berikut mengajak kita—baik jemaat maupun pelayan—untuk memahami kembali semangat sentralisasi keuangan ini dengan cara yang sederhana, relevan, dan dekat dengan keseharian gereja kita.

Mari luangkan waktu sejenak untuk membacanya melalui tautan di bawah ini:

https://www.kompasiana.com/hotmannainggolan1381/6a774e8d34777c2668289412/merawat-sentralisasi-keuangan-hkbp-menjadikan-uang-sebagai-pelayan-yg-baik#goog_rewarded

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top